Kupang, ATN – Suasana sukacita menyelimuti Jemaat GMIT Immanuel Kampung Baru, Oebelo, saat merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-20 pada Jumat, (22/05/2026).
Perayaan yang penuh khidmat ini menjadi momentum bagi seluruh jemaat dan pemangku kepentingan untuk menoleh ke belakang, mengenang perjuangan merintis pelayanan dari keterbatasan hingga kini menjadi gereja yang kokoh.
Kilas Balik Perjuangan: Sebuah Kisah Keteguhan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kilas baliknya, tokoh jemaat, Ayub Arimatia Malafu, menuturkan kisah mengharukan tentang awal mula terbentuknya komunitas iman ini.
Dua puluh tahun silam, jemaat ini lahir di tengah berbagai tantangan berat. Keterbatasan sarana memaksa jemaat untuk memulai peribadatan secara sederhana di bawah pohon di pekarangan rumah Bapak Yosepus Liunome.
“Kami memulai dari nol dengan segala keterbatasan,” ungkap Ayub.
Titik balik perkembangan terjadi ketika anak-anak jemaat menorehkan prestasi melalui lomba paduan suara RRI Kupang.
Momentum tersebut mempertemukan jemaat dengan Bapak Jerry Manafe dan keluarga besar GKY Jakarta, yang kemudian menjadi pintu pembuka bagi pembangunan gedung gereja yang permanen pada tahun 2009 serta dukungan pelayanan pendeta hingga 2012.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















