KUPANG, ATN – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh para penggawa PS Kabupaten Kupang saat melakoni laga penentuan Grup D Lazarus Laiskodat Memorial Cup III Tahun 2026.
Berlaga di bawah tekanan besar di Lapangan Lazarus Laiskodat, Pulau Semau, skuad asuhan Jumardi Labuka sukses mengamankan target minimal yang dicanangkan yakni hasil seri.
Menghadapi Oenale FC, tim berjuluk Laskar Fatuleu ini bermain imbang 1-1 hingga peluit panjang berbunyi, sebuah hasil yang cukup untuk melanggengkan langkah mereka ke babak 16 besar turnamen bergengsi regional ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Laga ketiga penyisihan grup ini sejatinya menjadi ujian berat yang memicu cemas di kubu kepelatihan. Betapa tidak, PS Kabupaten Kupang datang ke pertandingan penentuan ini dengan kondisi compang-camping dan kekuatan yang timpang.
Sebanyak sembilan pemain inti dipastikan absen akibat izin dan berbagai kendala, memaksa pelatih kepala Jumardi Labuka bersama asisten pelatih Adi Tuka hanya membawa tepat 11 pemain siap pakai ke Pulau Semau tanpa satupun pemain cadangan yang memadai untuk rotasi taktis di tengah lapangan.
Dengan skuad seadanya, juru taktik tetap mempertahankan formasi utamanya, yakni skema 4-2-3-1. Di lini tengah, trio pengatur tempo permainan yang dikomandoi sang kapten Jenderal Kapitan bersama Isna dan Zippo bahu-membahu menopang daya gedor lini serang.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















