Tantangan Kelistrikan dan Infrastruktur di Jalur Sulamu
Dalam keterangannya, Gabriel juga membeberkan sejumlah kendala teknis dan non-teknis yang kerap dihadapi oleh pihak manajemen di jalur Sulamu. Masalah utama yang mempercepat kerusakan alat adalah ketidakstabilan arus listrik di wilayah tersebut.
Kondisi listrik di jalur Sulamu sering mengalami pemadaman mendadak tanpa mengenal cuaca. Meskipun pihak SPBU telah mengantisipasi dengan menggunakan stavol (stabilizer), fluktuasi tegangan yang ekstrem tetap merusak komponen elektronik alat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Gabriel juga mengungkap jika SPBU Pantai Beringin merupakan SPBU yang 100% milik pengusaha swasta dengan Pertamina sebagai mitra penyuplai.
“Kendala terbesar dalam distribusi adalah akses jalan, terutama saat musim hujan. Ditambah lagi, putusnya jalur di Kali Nepopal selama tiga tahun terakhir seringkali membuat truk tangki Pertamina terjebak. Kami pihak manajemen bahkan harus menyewa truk tambahan untuk menarik tangki keluar dari sungai,” ujarnya.
Ia menambahkan distribusi makin terhambat karena adanya larangan dari pemerintah untuk melewati jembatan tertentu, sementara di sisi lain, akses jalur pintas sempat dilarang oleh pemilik lahan (tuan tanah setempat).
Kondisi ini kerap membuat pihak Pertamina kewalahan dan berkoordinasi langsung dengan manajemen SPBU untuk mencari solusi di lapangan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















