KUPANG, ATN – Bupati Kupang, Yosef Lede, SH., melontarkan teguran keras terhadap PT Nusalindo, perusahaan yang diduga menjadi dalang di balik insiden tumpahan minyak di perairan Bolok.
Secara gamblang, orang nomor satu di Kabupaten Kupang itu juga akan memberikan sanksi tegas berupa langkah hukum jika PT Nusalindo tidak memiliki inisiatif bertanggung jawab.
Pencemaran limbah hitam tersebut tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga melumpuhkan sektor ekonomi kerakyatan, khususnya para pembudidaya rumput laut dan pengusaha budidaya mutiara di sekitar perairan Bolok hingga Pulau Semau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Yosef Lede yang ditemui awak media saat kegiatan Rakor tingkat Kabupaten Kupang, Senin (03/08/2026) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman ekologis dan krisis ekonomi yang mendera warga lokal.
Bupati Yosef Lede mendesak pihak korporasi agar segera mengambil langkah proaktif tanpa harus menunggu desakan lanjutan dari pemerintah daerah.
“Kami minta dengan tegas agar perusahaan ini yang pertama harus bertanggung jawab. Bertanggung jawab termasuk di dalam pembersihan laut maupun di dalam melakukan ganti rugi terhadap kerugian-kerugian yang dialami oleh baik itu petani rumput laut maupun oleh petambak mutiara,” ujar Yosef Lede dengan nada geram.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















