Menanggapi kemunculan bibit siklon 96S, Dikson Dethan warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, mengaku was was dengan kondisi tersebut.
Ia yang juga berprofesi sebagai nelayan mengakui jika rasa trauma yang dialami saat Badai Seroja yang terjadi pada 4 April 2021 masih menghantui dirinya dan keluarganya.
Dengan adanya kemunculan bibit siklon tersebut juga membuat dirinya lebih waspada saat menjalankan aktifitasnya di laut sekitar Teluk Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jujur saya was was sekali, akhir akhir ini cuacanya sama seperti 4 tahun lalu saat badai Seroja menerjang, jika sudah ada kemunculan seperti ini saya juga akan lebih berhati hati saat melaut”, ujarnya kepada media (10/04).
Dikson Dethan berharap adanya kemunculan bibit siklon tersebut tidak terlalu memberikan dampak yang besar dan tidak mengganggu aktifitasnya sebagai nelayan. Dan berharap bibit siklon 96S ini berlalu menjauh dari wilayah NTT.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















