“Jabatan itu anugerah dan berkat dari Tuhan. Kita hanya bisa berdoa dan berusaha, tetapi keputusan akhir ada pada Tuhan. Jadi nikmatilah, berjalan seperti air. Anggap kompetitor sebagai sahabat dan saudara. Biar rakyat yang menentukan pilihan, jangan paksa rakyat dan jangan bayar pakai uang,” pesannya.
100 Lebih Personel Kepolisian Diterjunkan, Dua Desa Mendapat Pengawasan Khusus
Menanggapi potensi kerawanan, Kapolres Kupang menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkades. Sebanyak lebih dari 100 personel kepolisian diturunkan ke lapangan, dengan perhatian ekstra pada wilayah-wilayah tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di semua tempat tentu ada potensi rawan, dan ada dua desa yang memang menjadi perhatian khusus untuk kita kawal,” ungkap Kapolres Kupang.
Ia juga mengimbau masyarakat dan para kontestan agar selalu menyalurkan aspirasi atau keberatan sesuai dengan mekanisme dan koridor hukum yang berlaku, tanpa harus melakukan aksi protes yang melanggar aturan.
Lawan Kotak Kosong Berdasarkan PP 16/2026 dan Penegakan Netralitas Panitia
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kupang, Jon Sula, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari Bupati dan jajaran Forkopimda. Jon menjelaskan beberapa hal teknis terkait aturan baru dalam Pilkades Serentak 2026.
Sesuai dengan PP Nomor 16 Tahun 2026, Pilkades kali ini mengakomodir adanya calon tunggal di mana calon tersebut akan berhadapan dengan kotak kosong.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















