“Kita sudah melakukan Kapolda Cup dua kali, tapi belum dilanjutkan hingga saat ini. Piala bergilir masih dipegang oleh Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Saya harap di tahun 2025 ini, kegiatan tersebut bisa kita hidupkan kembali,” jelasnya.
Dengan digelarnya kembali Kapolda Cup, diharapkan akan muncul perhatian lebih dari pengurus pusat Pordasi dan stakeholder terkait untuk menjadikan Kabupaten Kupang sebagai lokasi strategis pacuan kuda tingkat nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















