Nasib SPBU Oekabiti: 4 Tahun Andalkan Genset, PLN Tak Kunjung Datang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 125 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Sejak resmi dibuka pada tahun 2021 lalu, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di wilayah Amarasi yakni di Oekabiti, Kabupaten Kupang, hingga kini masih harus terseok-seok dalam menjalankan operasionalnya.

Penyebab utamanya adalah ketiadaan pasokan listrik dari PT PLN (Persero), yang memaksa pihak pengelola mengandalkan mesin genset secara mandiri selama hampir empat tahun terakhir.

Ketergantungan pada genset ini tidak hanya membengkakkan biaya operasional solar industri, tetapi juga kerap menimbulkan kesulitan teknis di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, kehadiran SPBU tersebut sangat krusial bagi mobilitas dan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat di wilayah Kabupaten Kupang.

Pemilik SPBU Oekabiti, Gabriel Kenanbudi kepada AtlasNews pada Sabtu(13/06/2026) mengaku bukan tanpa upaya. Sejak awal pembangunan dan peresmiannya pada tahun 2021, koordinasi intensif telah dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Kupang, termasuk berdiskusi langsung dengan Bupati yang menjabat kala itu.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten Kupang telah memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi pertemuan dan koordinasi bersama pihak PLN dan PT Pertamina melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) / Dinas Perizinan Satu Atap di Kantor Kabupaten Kupang.

Namun sayang, berbagai upaya tersebut seperti menemui jalan buntu. hingga saat ini, belum ada tindak lanjut nyata maupun respons positif dari pihak PLN.

Baca Juga :  Diduga Oknum Tak Dikenal Menggelapkan HP Milik Siswa SMP 11 Naimata Kota Kupang

Berita Terkait

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong
Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang
Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu
Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!
Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!
Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total
30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!
Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:16 WITA

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WITA

Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang

Selasa, 22 September 2026 - 10:51 WITA

Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu

Selasa, 22 September 2026 - 07:20 WITA

Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!

Senin, 21 September 2026 - 16:46 WITA

Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total

Senin, 21 September 2026 - 10:50 WITA

30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Minggu, 20 September 2026 - 11:21 WITA

Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Sabtu, 19 September 2026 - 19:32 WITA

JPW Nekmese Cup II Resmi Ditutup! Jan Pieter Windy Janjikan Hadiah Rp100 Juta di Edisi Mendatang

Berita Terbaru