Merawat Kondusivitas dan Membuka Ruang Dialog
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Kupang, Pendeta Doddy Octavianus, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam memfasilitasi kegiatan sosialisasi bertajuk “Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Kupang” tersebut.
Pendeta Doddy menegaskan bahwa meskipun Kabupaten Kupang tergolong aman dan mencatatkan zero conflict (nol konflik) selama empat tahun terakhir, kewaspadaan tetap tidak boleh kendor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kata ‘aman’ itu bukan hasil akhir, karena potensi konflik bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, tugas kita adalah meningkatkan dan merawat kerukunan yang sudah terjalin baik selama ini. Ruang-ruang dialog yang mempertemukan tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk membangun pemahaman bersama,” ungkap Pendeta Doddy.
Ia menambahkan, program roadshow sosialisasi ini direncanakan menyasar empat kecamatan pada tahun ini dan diharapkan dapat berlanjut ke wilayah lainnya.
Mengulas peran pemerintah desa, Pendeta Doddy secara jujur mengakui bahwa sosialisasi dan pemahaman terkait Peraturan Bersama Menteri (SKB 2 Menteri) Agama dan Dalam Negeri mengenai pendirian rumah ibadah di tingkat desa masih perlu ditingkatkan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















