Tensi Memuncak di Babak Kedua
Mengawali babak kedua, Cartel Lalendo A menyegarkan lini pertahanan dengan memasukkan pemain nomor 5 menggantikan nomor 30. Tunggadea FC langsung mengambil kendali permainan dan terus mengurung pertahanan lawan.
Puncak ketegangan terjadi pada menit ke-11 babak kedua saat lini depan Tunggadea bersitegang dengan pemain bertahan Cartel. Wasit utama, Jemsi Bana, bertindak tegas dengan melayangkan kartu kuning untuk pemain nomor 4 Cartel Lalendo A dan nomor 11 Tunggadea FC. Tak lama berselang,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
pemain nomor 20 Tunggadea juga diganjar kartu kuning akibat tekel keras terhadap pemain nomor 12 Cartel.
Cartel Lalendo A sebenarnya mendapat peluang emas pada menit ke-17 melalui solo run Axel dari tengah lapangan. Sayang, eksekusi akhirnya saat berhadapan dengan kiper masih melambung di atas mistar gawang.
Memasuki menit ke-20, Tunggadea FC memperoleh kesempatan emas lewat eksekusi tendangan bebas Pirlo Tokan, namun bola masih sanggup dihalau kiper Cartel.
Tambahan dua amunisi baru nomor punggung 7 dan 4 yang dimasukkan Tunggadea FC juga belum mampu menembus kokohnya tembok pertahanan Cartel Lalendo A. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Cartel Lalendo A tetap tidak berubah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















