Mobilitas kendaraan berat proyek yang intensif dinilai telah berdampak pada kerusakan akses jalan warga.
“Masyarakat menitipkan pesan agar pihak PLTMG dan PLN memberikan perhatian serius pada perbaikan jalan. Kami berharap pengaspalan (hotmix) yang sebelumnya sudah dilakukan sepanjang 3 kilometer dapat dilanjutkan, terutama pada akses menuju fasilitas publik seperti Puskesmas dan kantor camat,” tegas Absalom.
Absalom mengimbau PT PLN agar tidak hanya menjalankan program formalitas, melainkan mengarahkan Corporate Social Responsibility (CSR) pada kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah operasional (Ring 1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa poin strategis yang diusulkan meliputi:
Pemberdayaan SDM: Pemberian beasiswa dan pelatihan teknis agar pemuda setempat tidak hanya menjadi pekerja kasar, tapi mampu menduduki posisi manajerial di masa depan.
Infrastruktur Kesehatan: Memastikan akses menuju layanan kesehatan tidak terhambat oleh kondisi jalan yang buruk.
Kemitraan Vendor: Mendorong keterlibatan pengusaha lokal sebagai vendor dalam ekosistem operasional PLTMG.
Menurut Absalom Buy, keberhasilan investasi jangka panjang sangat bergantung pada harmonisasi antara perusahaan dan warga sekitar.
“Kami ingin masyarakat merasa memiliki dan mencintai keberadaan PLTMG ini. Rasa memiliki itu hanya akan muncul jika ada perhatian nyata terhadap kebutuhan dasar mereka. Jika masyarakat sejahtera, investasi pun akan terjaga dengan aman,” pungkasnya
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















