Mahasiswa Asal Kecamatan Fatuleu Sebut Beasiswa K3P Bermanfaat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 2,334 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keduanya mengaku jika beasiswa K3P yang akan diterima akan digunakan sebaik-baiknya demi menunjang tugas akhir dan pada saatnya tiba keduanya dapat meraih gelar sarjana.

Lanjut keduanya, realisasi beasiswa K3P yang sempat dikritik oleh Ketua IKIF ditanggapi santai oleh kedua mahasiswa tersebut.

Menurut mereka, penyaluran dan realisasi beasiswa K3P akan terjadi jika mahasiswa atau mahasiswi telah memasuki tahap tugas akhir dan skripsi. Hal tersebut telah dijelaskan secara tuntas saat pendaftaran oleh admin K3P.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dijelaskan kalau realisasi beasiswa saat skripsi. Saya salah satu yang akan terima di bulan Juli nanti, kartunya akan saya terima di akhir bulan Juni sesuai pengumuman di grup whatsapp K3P”, jelasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Fatuleu Nikodemus Bilidappa mengatakan kehadiran beasiswa K3P telah menjawab keresahan para mahasiswa semester akhir di Kabupaten Kupang.

Dirinya menanggapi kritikan Ketua IKIF yang mengatasnamakan mahasiswa Fatuleu yang mempertanyakan urgensi dan realisasi beasiswa K3P. Baginya, kritikan yang dilontarkan merupakan narasi korban politik pada pilkada 2024 dan terbalut kepentingan individu tertentu.

Baca Juga :  Expo Pembangunan dan UMKM 2025 Sukses Digelar. Ini Harapan DPD PSI Kabupaten Kupang! 

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru