Oelamasi, AtlasNews.ID – Seperti biasa, dalam rangka menyambut awal tahun baru 2024, masyarakat akan melakukan berbagai kegiatan mulai dari Doa bersama, piknik, hingga kumpul bersama keluarga atau orang tercinta. Selain itu, ada juga masyarakat yang merayakan tahun baru dengan kegiatan lain seperti bermain petasan atau kembang api dan lakukan konvoi dengan kendaraan bermotor, roda dua atau empat.
Terkait kasus tersebut, Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., akan memberlakukan penutupan jalan menuju Timor Raya yang dijadwalkan pada Minggu (31/12) Tahun Baru.
Menurut rencana ruas jalan di Timor Raya yang akan ditutup tersebar di wilayah Kupang timur dan Kupang tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini untuk meminimalisir terjadinya euforia tahun baru berlebihan di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Kupang.
“Kami berencana menutup jalan ke Timor Raya secara bersyarat, artinya tidak semua pengguna jalan dilarang lewat,” jelasnya.
Euforia yang dimaksud AKBP Agung adalah pesta jalanan, naik mobil, parade kendaraan bermotor, dan berbagai bentuk tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami menertibkan orang-orang yang menimbulkan euforia berlebihan di ruas jalan Timor Raya, baik di Kabupaten Kupang maupun bepergian ke Kota Kupang,” ujarnya.
Kapolres Agung juga mengatakan dampak tindakan serupa pada tahun-tahun sebelumnya telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan harta benda, sehingga kebijakan ini dapat meminimalisir kejadian serupa.

Keputusan ini merupakan hasil analisis dan penilaian Operasi Mantap Brata 2023-2024 yang berlangsung Jumat sore (29/12/2023) di Polres Kupang, lobi Lapangan Tembak Stefanus Pekuwali, yang dihadiri oleh Kapolres Kupang, Wakapolres Kupang Kompol Yulianus Lau serta seluruh PJU dan Perwira Polres Kupang. (*)

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















