Kupang, ATN – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Penyelenggara Gizi (SPPG) Sillu, Kabupaten Kupang, disorot tajam. Minimnya pengawasan dari pihak pengelola dan mitra disinyalir membuat operasional dapur berjalan asal-asalan, bahkan disalahgunakan untuk aktivitas negatif.
Fakta ini terungkap saat Camat Fatuleu, Abdi Rohi, bersama anggota DPRD Kabupaten Kupang, Yusuf Tanu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi dapur pada Rabu (03/06/2026) dinihari.
Dalam sidak tersebut, ditemukan indikasi kuat bahwa pengelola maupun mitra jarang memantau langsung jalannya operasional dapur. Hal ini pun dikonfirmasi oleh salah satu pengurus yang merupakan ahli gizi di SPPG Sillu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi diperparah dengan kesaksian warga sekitar yang menyebutkan bahwa kepala SPPG juga jarang berada di lokasi saat proses penyiapan hingga pendistribusian makanan berlangsung.
Absennya kendali manajerial ini diduga berdampak pada kualitas dan standar higienitas menu yang disajikan kepada penerima manfaat.
Kondisi tersebut juga dikonfirmasi oleh anggota DPRD Kabupaten Kupang dari fraksi Gerindra, Yusuf Tanu.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















