Kupang, AtlasNews.ID-–Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Kupang menggelar Media Gathering dan diskusi bersama sejumlah media di Hotel Neo Aston, Rabu
(25/10/2023)pagi.
Menurut Maria Yulita Sarina,SE selaku Divisi Pencegahan Partisipasi Dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Kupang, Bawaslu menyadari peran Strategis Media Massa dalam tahapan Pemilihan Umum 2024. Alasan utama Media Gathering digelar untuk memperkuat pengawasan Pemilu dalam hal publikasi dan keterbukaan informasi publik, Menangkal informasi hoax dan mencegah kampanye cara baru dalam media sosial.
“Kami menyadari keterbatasan yang kami miliki sehingga membutuhkan keterlibatan media yang mempunyai peran sangat penting. Kami berharap media dapat menjadi partner dalam memberikan informasi yang nantinya dapat tersampaikan kepada masyarakat tentang peran Bawaslu. Baik media cetak, online, dalam mengawal Pemilu 2024,” Ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut dalam sambutannya, Ia juga menyampaikan jika kabupaten Kupang memiliki luas wilayah sangat besar dengan Topografi sangat menantang dengan kondisi aktual di beberapa kecamatan terkendala akses jalan dan sulit terjangkau sehingga Bawaslu perlu berkolaborasi dengan semua stakeholder dengan tujuan mengedukasi masyarakat dalam tahapan pemilu.
Sementara itu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu kabupaten Kupang, Adam Horison Bao, SH menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan redaksi media cetak dan Online yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sejak 2018 Bawaslu Kabupaten Kupang sudah membangun kerjasama dengan Media untuk mengawasi proses Pemilu.
“Kami pandang bahwa ini sangat penting. Kita ingin laksanakan pemilu yang inklusif dan partisipatif. Itu hanya mungkin dicapai kalau semua elemen masyatakat kita libatkan. Kalau semua komponen masyarakat dapat suguhan informasi yang benar dan sesuai tahapan pemilu 2024,”Harapnya.
Ia menjelaskan, Suguhan informasi yang di hasilkan oleh para jurnalistik harus menyasar semua komponen masyarakat agar pengetahuan tentang tahapan pemilu yang lengkap dapat di pahami secara baik hingga saat hari memberikan suara dalam Pemilu tiba.
Adam Mbao menjelaskan terkait pencegahan dalam pelanggaran tahapan pemilu harus terus menerus di lakukan oleh Bawaslu mencakup beberapa hal yaitu: 1.Evaluasi bersama peran penyelenggara Pemilu, Peserta pemilu, Dan masyarakat sebagai pemilih. 2.Penyebaran Informasi.3.Media jadi wadah edukasi pendidikan Pemilu. 4.Peran Advokatis stakeholder dalam memenuhi hak pilih masyarakat.
“Kalau 4 poin itu terpenuhi dengan baik, Maka kita harus sepakat dan optimis bahwa Pemilu 2024 di kabupaten kupang akan berlangsung dengan damai, aman, dan sukses,” Jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga di gelar diskusi bersama dengan materi yang di bagikan oleh Dr. Marshel Robot, M.Si.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















