Selanjutnya, Kapolri menyampaikan pesan kepada masyarakat yang sedang dan berencana melakukan perjalanan balik setelah mudik dan bersilaturahmi di kampung halaman.
“Hati-hati di jalan, sehingga bisa menekan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Apalagi masyarakat dalam perjalanan balik sudah menjalankan banyak aktivitas, mulai dari mudik kemudian bertemu dengan keluarga besar. Kami berpesan jika mengalami kelelahan untuk segera istirahat di rest area terdekat, jangan dipaksakan melanjutkan perjalanan”, ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono ikut menyampaikan pentingnya kewaspadaan dari para pemudik selama perjalanan balik, terutama bagi yang menggunakan kendaraan pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mendukung penuh pesan Bapak Kapolri kepada para pemudik. Jika merasa lelah, segera istirahat di rest area, atau bisa keluar tol sementara untuk beristirahat. Hindari menghentikan kendaraan di bahu jalan tol untuk beristirahat karena sangat berbahaya. PT Jasa Raharja bersama Korlantas Polri dan stakeholder terkait lainnya telah menyediakan pos pelayanan terpadu dan pos pengamanan yang dilengkapi dengan area beristirahat serta layanan kesehatan di berbagai titik strategis, sehingga pemudik dapat beristirahat di sana”, ungkap Rivan.
Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan di Stasiun Tawang, Semarang, yang menjadi salah satu simpul penting moda transportasi kereta api untuk arus mudik dan balik Idulfitri 2025.
Di stasiun ini, rombongan ditemui oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Direktur Niaga PT KAI Hadis Surya Palapa.
Pada kunjungan ini, Kapolri, Menteri Perhubungan, dan rombongan terlebih dahulu berinteraksi dengan masyarakat di ruang tunggu keberangkatan, lalu melakukan peninjauan ke Pos Pelayanan Ops Ketupat Candi 2025 Stasiun Tawang.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















