Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian PORIB, Kantor Daerah Pemberdayaan Masyarakat RI, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, LLDIKTI Wilayah XV, serta seluruh rektor perguruan tinggi yang terlibat.
Kepada mahasiswa, ia berpesan agar tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membuka hati untuk membaur dan belajar dari kearifan lokal masyarakat desa.
Gubernur NTT: Selesaikan Masalah Daerah dengan Pendekatan Ilmiah, Bukan Perasaan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memberikan arahan tegas sekaligus memotivasi para mahasiswa agar membawa perubahan nyata di lokasi KKN. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang saintifik dalam memetakan dan menyelesaikan carut-marut persoalan daerah.
“Kami berharap agar seluruh masalah di NTT didekati dengan cara yang lebih saintifik dan ilmiah. Kita harus mulai bergeser dari pendekatan berbasis perasaan dalam menyelesaikan masalah, termasuk dalam mengelola SDM. Perasaan itu disimpan untuk pasangan saja, kalau urusan menyelesaikan masalah NTT, simpan dulu,” seloroh Melki yang disambut senyum hadirin.
Gubernur optimis bahwa kehadiran para profesor, doktor, dosen pembimbing, serta ribuan mahasiswa ini mampu mengategorikan masalah daerah secara objektif guna menemukan solusi yang tepat sasaran.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















