KUPANG, ATN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV resmi melepas 2.300 mahasiswa program KKN Tematik Gentaskin (Gerakan NTT Sehat, Kuat dan inklusif) Batch II Tahun 2026.
Para mahasiswa dari berbagai Universitas di NTT dan dua Universitas dari luar NTT ini akan diterjunkan ke 100 desa di wilayah NTT untuk menjalankan misi pengabdian masyarakat selama dua bulan, terhitung mulai 9 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Program kolaboratif ini merupakan wujud nyata transformasi dari Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2024 dan kelanjutan dari Batch I tahun 2025, yang diinisiasi berdasarkan arahan Menteri serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
LLDIKTI Wilayah XV: Integrasi Multidisiplin untuk Entaskan Stunting dan Kemiskinan
Dalam laporan resminya, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., MM., mengungkapkan bahwa KKN Tematik Gentaskin Batch II ini merupakan program strategis yang bertujuan mengintegrasikan bidang pendidikan tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis penyelesaian masalah prioritas daerah.
“Fokus utama program tahun ini adalah percepatan penurunan angka stunting, pengurangan kemiskinan ekstrem, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan tata kelola desa,” ujar Prof. Adrianus.
Fakta dan Data Pelaksanaan KKN Gentaskin Batch II 2026:
Durasi Pelaksanaan: 9 Juli – 31 Agustus 2026.
Total Personel: 2.300 mahasiswa didampingi oleh 100 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kolaborator Kampus: 41 Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (Negeri dan Swasta), baik dari dalam maupun luar NTT.

Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















