Siswa SD di Kupang Barat Muntah dan Sesak Napas. Korwil BGN: “Itu Bukan Keracunan”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 620 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kupang, Kristoforus Tpoy.

Foto: Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kupang, Kristoforus Tpoy.

Ia juga menjelaskan jika pihak dokter telah memperbolehkan seluruh siswa untuk pulang ke rumah masing-masing karena kondisi yang sudah stabil.

Pihak BGN bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang telah bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekolah tersebut. Sampel telah dibawa ke laboratorium sejak pukul 13.00 WITA untuk diperiksa secara mendalam.

“Kami menunggu hasil lab untuk melihat apa yang sebenarnya menyebabkan kejadian ini. Jika hasil lab menunjukkan tidak ada masalah pada makanan, kami akan menelusuri dari sisi lain,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kristoforus memastikan bahwa setiap dapur SPPG sebenarnya memiliki tenaga ahli gizi yang mengawasi seluruh proses, mulai dari persiapan, pengolahan, hingga distribusi ke 20 titik layanan di Kupang Barat.

Sebagai langkah antisipasi, operasional pemberian makan bergizi di wilayah tersebut akan dihentikan sementara untuk keperluan evaluasi internal.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada tim lapangan agar lebih selektif dalam memilih bahan baku dan memperketat pengawasan intensif guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di titik manapun.

Baca Juga :  5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Berita Terkait

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores
Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu
Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa
Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  
Perkuat Pelayanan Publik, Jasa Raharja Gelar Risk Townhall 2026 untuk Dorong Budaya Sadar Risiko
Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat
Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur
Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WITA

Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41 WITA

Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Tingkatkan Keselamatan dan Layanan Publik, Forum LLAJ Kota Kupang Resmi Dibentuk

Berita Terbaru