“Dagingnya Merah dan Berbau”: Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Onitua,di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat dilaporkan diduga mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Kejadian ini memicu kekhawatiran orang tua murid setelah puluhan siswa dilarikan ke Puskesmas Batakte dan rumah sakit Ben Mboi akibat mengalami muntah-muntah dan sakit perut.

Salah satu orang tua siswa kelas 1 SD, Veronika Bin, mengungkapkan kronologi yang dialami anaknya. Veronika mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah pulang dari kebun sekitar pukul 12.00 WITA dan mendapat informasi dari tetangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beta (saya) baru pulang dari kebun jam 12, lalu tetangga kasih tahu kalau kakak kelas bilang ada anak-anak keracunan di sekolah,” ujar Veronika dalam keterangannya.

Daging Sapi Diduga Tidak Layak Konsumsi

Berdasarkan pengakuan anaknya, Veronika menyebutkan bahwa menu yang disantap hari itu mengandung daging sapi. Namun, sang anak mengeluhkan kondisi daging yang tampak tidak lazim saat dikonsumsi.

Kondisi Daging: Anak Veronika menyebut daging sapi yang dimakan masih berwarna merah (diduga mentah/kurang matang).

"Dagingnya Merah dan Berbau": Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG
Foto: Siswa korban keracunan MBG saat mendapat perawatan di RS Ben Mboi

Baca Juga :  Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT DD Tahap Akhir Bagi 30 Penerima! Warga Antusias

Berita Terkait

Geger! 23 Siswa di Kupang Barat Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Batakte Sigap Beri Pertolongan Pertama
Puluhan Siswa SD di Kupang Barat Keracunan Usai Santap MBG di Sekolah
PDIP Apresiasi Langkah Bupati Kupang Fasilitasi Alsintan bagi Petani
Imbas LPJ 2025 Mandek, Enam Desa di Kabupaten Kupang Bakal Diaudit Khusus
Pecah Rekor! Capaian 32% Bawa Program Kesehatan Yosef Lede Tertinggi di NTT
Gencarkan Layanan Jemput Bola, Capaian CKG Puskesmas Batakte Tembus 55%
Selesaikan Kendala Teknis, Desa Sumlili Siap Gelar Musdes Penetapan APBDes 13 Mei Mendatang
Desa Bolok Salurkan BLT Dana Desa 2026 kepada 36 KPM, Tekankan Pemanfaatan untuk Kebutuhan Pokok

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:25 WITA

“Dagingnya Merah dan Berbau”: Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:46 WITA

Geger! 23 Siswa di Kupang Barat Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Batakte Sigap Beri Pertolongan Pertama

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:17 WITA

Puluhan Siswa SD di Kupang Barat Keracunan Usai Santap MBG di Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:30 WITA

PDIP Apresiasi Langkah Bupati Kupang Fasilitasi Alsintan bagi Petani

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:10 WITA

Imbas LPJ 2025 Mandek, Enam Desa di Kabupaten Kupang Bakal Diaudit Khusus

Senin, 11 Mei 2026 - 21:56 WITA

Gencarkan Layanan Jemput Bola, Capaian CKG Puskesmas Batakte Tembus 55%

Senin, 11 Mei 2026 - 21:44 WITA

Selesaikan Kendala Teknis, Desa Sumlili Siap Gelar Musdes Penetapan APBDes 13 Mei Mendatang

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WITA

Desa Bolok Salurkan BLT Dana Desa 2026 kepada 36 KPM, Tekankan Pemanfaatan untuk Kebutuhan Pokok

Berita Terbaru