KUPANG, ATN – Mengusung gagasan besar “Membangun dari Dusun,” Calon Kepala Desa Tunbaun Nomor Urut 1, Felky Timuneno, menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan signifikan di Desa Tunbaun.
Mantan Pendamping Desa dari Kementerian Desa ini menegaskan fokus utamanya pada efisiensi dan reformasi ekonomi, peningkatan Pendapatan Asli Desa , transparansi pengelolaan anggaran, serta pemenuhan kebutuhan dasar infrastruktur air bersih dan jalan.
PAD Sebagai “Mesin” Pembangunan Desa
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Felky Timuneno menilai ekonomi merupakan jantung dari penggerak pembangunan di tingkat desa. Di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, ia menekankan pentingnya terobosan untuk meningkatkan PAD desa agar pembangunan tidak semata-mata bergantung pada dana rutin atau Dana Desa (DD).
“Ekonomi di desa ini ibarat motor atau kendaraan dia adalah mesinnya. Nah, kalau mesinnya tidak berfungsi, maka laju pembangunan di desa tidak bisa kita genjot. Karena itu, peningkatan PAD menjadi salah satu item yang ke depan akan saya kejar untuk tingkatkan,” ujar Felky Timuneno kepada AtlasNews, Selasa (29/09/2026).
Ia menambahkan, sebagian besar Dana Desa (sekitar 58%) saat ini dialihkan untuk pembangunan gedung Kopdes Merah Putih. Oleh karena itu, pengoptimalan aset-aset desa, peran BUMDes, dan penguatan Kopdes Merah Putih menjadi strategi krusial untuk memacu PAD yang nantinya dikembalikan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga Tunbaun.
“Membangun dari Dusun” dan Transparansi Anggaran
Berbekal pengalamannya sebagai Pendamping Desa, Felky mengerucutkan tagline Kementerian Desa menjadi visi lokal yang membumi: “Membangun dari Dusun, Membangun Desa Tunbaun.” Menurutnya, pembangunan yang kuat berakar dari gerakan gotong royong warga di tingkat dusun.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















