Kadis PMD: Di Luar Agenda Resmi dan Gunakan Dana Pribadi
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Kupang, Jon Sula, selaku pihak penanggung jawab kegiatan bimtek, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa momen santai itu terjadi sepenuhnya di luar jadwal acara resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jon Sula menjelaskan bahwa inisiatif berkumpul tersebut datang dari anak-anak perantauan asal Kupang yang ingin menemui orang tua maupun tokoh masyarakat mereka yang sedang berkunjung ke Bali.
“Namanya juga tradisi kita orang ketimuran, kalau ketemu orang tua datang pasti ada sedikit kita konsumsi miras. Itu hal wajar,” ujar Jon Sula.
Ia menambahkan, kumpul-kumpul itu semata-mata dilakukan untuk melepas lelah sejenak usai mengikuti rangkaian materi bimtek seharian. Seluruh jamuan disiapkan oleh warga rantau secara sukarela.
Jon Sula juga menampik keras tuduhan yang menyebutkan bahwa pembelian miras tersebut menguras dana APBD atau anggaran dinas.
Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut murni menggunakan uang pribadi warga perantau sebagai bentuk penghormatan dan kehangatan menyambut kedatangan para kades.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















