Pengusaha UMKM Di Pantai Sulamanda Kabupaten Kupang, Keluhkan Penurunan Pengunjung dan Pendapatan Sejak Tahun 2023

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 01:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 158 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengusaha UMKM pantai Sulamanda, Yakomina Ulijewa saat bertemu

Foto: Pengusaha UMKM pantai Sulamanda, Yakomina Ulijewa saat bertemu

Oelamasi, AtlasNews.ID – Pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) di Pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, mengeluhkan penurunan pengunjung yang dialaminya sejak tahun 2023 sehingga mengakibatkan pendapatannya menurun drastis.

Salah satunya yang di keluhkan Yakomina Ulijewa pelaku UMKM di pantai Sulamanda, yang menjalankan usaha kuliner  di pantai yang indah dan eksotis ini, mengatakan bahwa sebelum tahun 2023, pantai Sulamanda selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Ia mengaku bisa mendapatkan pemasukan sekitar Rp 300 ribu rupiah per hari dari usahanya.

Namun, sejak tahun 2023, ada penurunan drastis jumlah pengunjung yang datang ke pantai Sulamanda. Ia tidak tahu pasti penyebabnya, namun ia menduga ada hubungannya dengan faktor cuaca atau kondisi jalan yang buruk. Akibatnya, pendapatannya pun menurun menjadi hanya sekitar 25 ribu rupiah per hari, bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengusaha UMKM Di Pantai Sulamanda Kabupaten Kupang, Keluhkan Penurunan Pengunjung dan Pendapatan Sejak Tahun 2023
Foto: Pengusaha UMKM pantai Sulamanda, Yakomina Ulijewa saat bertemu Yupiter Loinati.

“Saya sedih sekali pantai Sulamanda sepi begini. Saya berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih kepada pantai ini, terutama dalam hal akses jalan dan air bersih,” ujar Yakomina, Senin (22/1/2024).

Pantai Sulamanda merupakan salah satu destinasi wisata yang dibangun dari dana desa sejak tahun 2017. Pantai ini memiliki pasir putih, ombak kecil, dan pemandangan yang memukau. Di pesisir pantai, terdapat fasilitas-fasilitas seperti ayunan, patung kura-kura, bar karaoke, lopo-lopo, dan tempat lesehan.

Namun, meskipun pantai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, masih ada beberapa masalah yang menghambat perkembangan wisata di pantai ini. Salah satunya adalah ketersediaan air bersih yang masih menjadi kendala bagi masyarakat desa, termasuk para pengusaha UMKM.

Selain itu, kondisi jalan yang rusak juga menjadi faktor yang mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung ke pantai Sulamanda.

Kepada Yupiter Loinati, Caleg PKB Nomor Urut 11 yang melakukan kampanye di Desa Mata Air, Yakomina berharap pemerintah daerah bisa segera memperbaiki jalan menuju pantai Sulamanda, agar wisatawan bisa lebih mudah mengakses pantai ini.

Pengusaha UMKM Di Pantai Sulamanda Kabupaten Kupang, Keluhkan Penurunan Pengunjung dan Pendapatan Sejak Tahun 2023
foto: Yupiter Loinati.

“Saya berharap pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk mengembangkan potensi pantai ini, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tutup Yakomina. (*)

Baca Juga :  Kepala Kajari Kabupaten Kupang Ajak Masyarakat Jadi Mata Telinga, Awasi Pilkada 2024

Sumber Berita : Suara Harapan.com

Berita Terkait

Ukir Sejarah Baru! PS Kabupaten Kupang Siap Ladeni ‘Galaksi Bintang’ Tunas Muda di Babak 16 Besar LLMC III
Skuad Pincang, Mental Baja: PS Kabupaten Kupang Amankan Tiket 16 Besar LLMC III
Menelusuri ‘Kebocoran’ PAD Baumata: Kemana Aliran Retribusi Tangki Air dan Aset Desa Selama Ini?
Rp22,5 Juta Untuk Bantuan Babi: Jurus Pemkel Oenesu Dorong Peningkatan Ekonomi Warga
Sasar SPBU Matahari, Tim Pembina Samsat Sumba Timur Awasi BBM Bersubsidi dan Edukasi Pajak Kendaraan
Perlindungan Maksimal Perangkat Desa: Kolaborasi Pemkab Kupang dan BPJS Ketenagakerjaan Berbuah Manis
Percepat Pembangunan Desa, Dinas PMD Kabupaten Kupang Gandeng Kejaksaan hingga Bapenda Rakor 160 Kades
Sinergi TPI dan Wisata Pantai Panmuti: Babak Baru Kesejahteraan Warga Desa Noelbaki

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Ukir Sejarah Baru! PS Kabupaten Kupang Siap Ladeni ‘Galaksi Bintang’ Tunas Muda di Babak 16 Besar LLMC III

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:37 WITA

Skuad Pincang, Mental Baja: PS Kabupaten Kupang Amankan Tiket 16 Besar LLMC III

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:57 WITA

Menelusuri ‘Kebocoran’ PAD Baumata: Kemana Aliran Retribusi Tangki Air dan Aset Desa Selama Ini?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Rp22,5 Juta Untuk Bantuan Babi: Jurus Pemkel Oenesu Dorong Peningkatan Ekonomi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:08 WITA

Sasar SPBU Matahari, Tim Pembina Samsat Sumba Timur Awasi BBM Bersubsidi dan Edukasi Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:38 WITA

Percepat Pembangunan Desa, Dinas PMD Kabupaten Kupang Gandeng Kejaksaan hingga Bapenda Rakor 160 Kades

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WITA

Sinergi TPI dan Wisata Pantai Panmuti: Babak Baru Kesejahteraan Warga Desa Noelbaki

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan dan Fatalitas, Jasa Raharja dan Polda NTT Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Berita Terbaru