KUPANG, ATN – Upaya penguatan rantai pasok dan hilirisasi komoditas garam di Wilayah Nusa Tenggara Timur memasuki babak baru. PT Garam Cahaya Indonesia secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Kupang yang ditandai dengan peluncuran produk garam konsumsi bernilai tambah, bermerek “Garam Kupang Emas”.
Langkah ini menjadi jilid baru dalam strategi perluasan pasar perusahaan. Setelah sebelumnya sukses melakukan ekspansi distribusi garam produksi asli Kabupaten Kupang ke pasar metropolitan Jakarta, PT Garam Cahaya Indonesia kini kembali menegaskan komitmennya dengan menghadirkan lini produk konsumsi terbaru secara langsung dari titik produksi hilir.
Kehadiran varian Garam Kupang Emas ini diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama pemenuhan kebutuhan garam konsumsi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal regional di tengah dinamika fluktuasi pasokan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil pemantauan langsung media ini di kompleks pabrik PT Garam Cahaya Indonesia yang berlokasi di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, persiapan acara peluncuran telah memasuki tahap akhir dengan pengamanan dan tata kelola protokol lokasi yang ketat.
Serangkaian pejabat daerah dan pimpinan instansi tampak telah memadati area acara sebelum pembukaan resmi dimulai:
Pimpinan OPD: Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Kupang telah berada di lokasi untuk mengawal skema kemitraan lintas sektor ini.
Pemerintah Kecamatan & Desa: Camat Kupang Tengah bersama Kepala Desa Oebelo mendampingi jalannya alur persiapan di area pemantauan utama.
Kehadiran Kepala Daerah: Bupati Kupang, Yosef Lede, dijadwalkan hadir secara langsung untuk meresmikan peluncuran perdana produk serta membuka ruang dialog strategis terkait pemanfaatan aset industri lokal.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















