Membludak, 1001 KPM Di Desa Oebelo Antri Terima Bantuan Beras.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 09:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 169 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews. ID – Sebanyak 1001 Keluarga Penerima Manfaat membludak di kantor Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT. Warga antusias mengantri guna mendapatkan kesempatan terima bantuan 10 kilogram beras dari Pemerintah Republik Indonesia.

“Ini merupakan bantuan pangan beras yang berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CCP) tahap tiga pada tahun 2024 melalui Badan Pangan Nasional, disalurkan bagi warga kurang mampu yang ada di desa Oebelo”, Ujar Kepala Desa Oebelo, Marthen Halla, Jumat (23/08/2024) pagi.

Penyaluran beras bagi warga kurang mampu yang ada di desa Oebelo ungkap marthen Halla akan disalurkan tiga kali terhitung di bulan Agustus, Oktober dan Desember dengan jumlah 10 kilogram setiap penerima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan, jumlah penerima bantuan sosial berupa beras di desa Oebelo mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Berdasarkan data yang ada, jumlah masyarakat kurang mampu yang ada di desa Oebelo mencapai 1025 kepala keluarga, yang sudah tercover bantuan sudah 1001, semoga kedepan semuanya bisa terakomodir”, ucapnya.

Marthen Halla mengakui dengan tersalurnya bantuan beras kepada masyarakat sudah sangat membantu dan meringankan kebutuhan  harian mereka saat gagal panen melanda.

Baca Juga :  Ranperda SOTK Pemkab Kupang Diketuk, 44 OPD Dirampingkan! : Miskin Struktur Namun Kaya Fungsi

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru