Puluhan Siswa SD di Kupang Barat Keracunan Usai Santap MBG di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 1,138 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gambar Ilustrasi

Foto: Gambar Ilustrasi

Kupang, ATN Kabar kurang sedap datang dari Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat. Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Onitua dilaporkan diduga mengalami gejala keracunan massal pada Rabu (13/5/2026).

Kejadian ini diduga kuat terjadi setelah para siswa mengonsumsi paket makanan dari SPPG Tablolong.

Camat Kupang Barat, Villy Nakamnanu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi informasi yang saya dapat, memang ada anak yang terdampak dari keracunan makan. Namun, untuk jumlah pastinya saya masih harus melakukan kroscek lagi karena tadi prioritas utama adalah evakuasi dan penanganan medis bagi anak-anak,” ujar Villy.

Villy menambahkan bahwa para siswa yang mengalami gejala keracunan telah dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat. Sebagian besar korban dilarikan ke Puskesmas setempat, sementara beberapa siswa yang membutuhkan penanganan media juga dilarikan ke RS Ben Mboi.

“Kami membagi penanganan; yang bisa ditangani di Puskesmas tetap di sana, sementara yang lainnya ada yang dilarikan ke RS Ben Mboi agar segera mendapat tindakan,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Hadirnya PLTMG Kupang 2, Anggota DPRD Absalom Buy Beri Catatan Strategis bagi PLN

Berita Terkait

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores
Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu
Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa
Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  
Perkuat Pelayanan Publik, Jasa Raharja Gelar Risk Townhall 2026 untuk Dorong Budaya Sadar Risiko
Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat
Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur
Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WITA

Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41 WITA

Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Tingkatkan Keselamatan dan Layanan Publik, Forum LLAJ Kota Kupang Resmi Dibentuk

Berita Terbaru