KUPANG, ATN – Berbekal rekam jejak panjang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengalaman matang di jajaran pemerintahan desa, Jesaya Jermias Tob resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Sillu.
Pengalaman kepemimpinannya di birokrasi lokal sudah tidak diragukan lagi, mulai dari pengabdiannya sebagai Staf di Kantor Camat Fatuleu, Sekretaris Desa Sillu periode 2002–2003, hingga kepercayaan menjabat sebagai Plt. Kepala Desa Oebola Dalam (2018–2019) dan Plt. Kepala Desa Kuimasi (2020–2021).
Jam terbang yang tinggi dan pemahaman mendalam terkait tata kelola desa inilah yang menjadi modal utama Jesaya untuk melangkah mantap dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sillu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peta kontestasi Pilkades Sillu sendiri mulai hangat setelah Jesaya menyerahkan berkas pendaftarannya pada Kamis (20/08/2026). Langkah politik tersebut diambil atas dorongan kuat dari para tokoh masyarakat dan para orang tua di desa yang merindukan perubahan nyata, khususnya terkait pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Desa Sillu.
Sebagai ASN yang taat aturan, Jesaya menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh regulasi yang berlaku. Apabila nantinya penetapan calon telah selesai dan ia resmi ditetapkan sebagai calon Kades, dirinya siap mengajukan pengunduran diri dari statusnya sebagai ASN sesuai ketentuan perundang-undangan.
Keputusan Jesaya untuk maju didasari oleh rasa keprihatinannya terhadap kondisi perkembangan Desa Sillu saat ini. Meski mengapresiasi pembangunan yang telah berjalan, ia menilai masih terdapat ketimpangan sosial yang cukup tajam di tengah masyarakat, seperti distribusi bantuan sosial maupun program pembangunan wilayah yang belum tersalurkan secara merata.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















