Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Desa Oelpuah, Deki Tapen saat ditemui oleh media ini di ruang kerjanya pada Kamis (22/05/2025) siang.
Dikatakan, topografi Desa Oelpuah memiliki potensi besar untuk pengembangan dan penggemukan sapi sehingga berdasarkan hasil musyawarah, mayoritas peserta memutuskan untuk pengadaan ternak sapi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hasil musyawarah kami putuskan pengadaan ternak sapi. Dana yang kami siapkan sebesar 164.000.500,- rupiah”, ujarnya.
Mekanisme pengadaan ternak sapi ini sendiri ungkap Deki Tapen, setiap warga yang berkeinginan untuk bergabung dalam program penggemukam sapi akan dibagikan sapi untuk dipelihara hingga memiliki bobot hingga 300 kilogram.
“Yang berminat kami siapkan sapi, digemukkan sampai waktunya tiba untuk jual. Dari hasil penjualan TPK akan mengambil modal awal pembelian sapi di tambah 10 persen dari penjualan untuk kembali dibelikan anakan sapi. Saya yakin pendapatan Desa Oelpuah akan meningkat”, tutupnya.
Kedua Kepala Desa tersebut juga telah menyelesaikan arahan Bupati Kupang untuk segera membentuk kepengurusan Karang Taruna Desa dan Koperasi Desa Merah Putih.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















