Sementara, Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Amanau Tablolong, Pdt. Yandry Masu Sennabu, S.Th., menjelaskan bahwa gedung ini direncanakan memiliki kapasitas hingga 1.200 orang dengan estimasi biaya pembangunan mencapai Rp1,5 Miliar.
Proyek ini menjadi simbol perjuangan dan kebersamaan seluruh elemen jemaat.
“Amanau secara harfiah berarti ‘Bapa Mau’ atau Kehendak Bapa. Karena kehendak Tuhan pulalah, kami berjuang mengubah tantangan menjadi jalur damai dan sejahtera melalui kemandirian ini,” ungkap Pdt. Yandry dengan penuh haru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gedung Serbaguna ini nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan gerejawi, tetapi juga terbuka bagi kegiatan kemasyarakatan luas, sehingga diharapkan menjadi pusat aktivitas yang berdampak positif bagi masyarakat Tablolong dan sekitarnya.
Di balik keberhasilan teknis acara, Pdt. Yandry menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini bukanlah sekadar bantuan materi, melainkan kehadiran para tamu dan donatur yang menjadi jawaban nyata atas doa-doa mereka.
“Ini bukan soal apa yang mereka berikan kepada kami, tapi soal kehadiran mereka yang menjadi bukti bahwa kami tidak sendirian,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















