Dukung Visi Misi Bupati Dan Wakil Bupati Kupang, 5 Hektare Lahan Disiapkan Lurah Babau Untuk TPU

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 255 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lurah Babau, Willy Djami bersama sejumlah masyarakat saat lakukan survei lahan untuk pembangunan TPU.

Foto: Lurah Babau, Willy Djami bersama sejumlah masyarakat saat lakukan survei lahan untuk pembangunan TPU.

“Setelah rapat, kemarin kami survei di lokasi, dan menurut pengakuan orang tua, dulu diberikan ke Pemerintah 25 hektar untuk pembangunan pacuan kuda. Sementara pacuan kuda sampai batas pagar hanya 20 hektar, sehingga masih tersisa 5 hektar kami siapkan sebagai target pembangunan TPU”, tambahnya.

Dikatakan, keberadaan tempat pemakaman umum di Kelurahan Babau telah menjadi kerinduan semua masyarakat

Pasalnya, masyarakat Babau banyak yang merupakan pendatang yang tidak memiliki lahan sehingga akses untuk pemakaman yang layak sulit didapatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada media ini Willy Djami mengungkapkan jika selama dirinya bertugas di Kelurahan Babau, sudah dua kali terjadi masalah saat penguburan karena tidak memiliki lahan, sehingga terpaksa harus dikubur di dekat cek dam.

“Harapan dari orang tua, tanah sisa pacuan kuda bisa digunakan untuk TPU, karena yang ada selama ini hanyalah kerkhof yang diperuntukan bagi keluarga, sehingga warga dari luar yang sudah berdomisili di Babau sulit mencari tempat pemakaman”, pungkasnya.

Dengan adanya lahan yang telah disiapkan, diharapakan akan ada TPU yang di bangun di wilayah Kelurahan Babau agar tidak ada lagi masyarakat yang sulit memakamkan jenazah dan juga mengurangi resiko konflik ditengah masyarakat. (*)

Baca Juga :  2 Desa di Kupang Tengah Dorong Sektor Perikanan dan Peternakan Jadi Pondasi Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru