Dalam sesi materi, para peserta dibekali dengan pemahaman tentang konsep Sustainable Development Goals (SDGs), CSV, dan Roadmap Sustainability and Operational Impact (RSOI) yang disampaikan oleh Al Mujizat dari Shared Value Indonesia.
Selain itu, dilakukan sesi Focus Group Discussion (FGD) mengenai pembahasan program kerja TJSL Jasa Raharja yang dipandu oleh Al Mujizat, serta sesi implementasi TJSL dan Pembiayaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) oleh Khawarid Pasaribu, Kepala Urusan TJSL Jasa Raharja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat menutup acara, Plt Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo menekankan pentingnya keberlanjutan dan integrasi dalam setiap transformasi yang dilakukan perusahaan.
Seluruh inisiatif TJSL perlu disinkronkan dengan misi perusahaan agar setiap program yang dijalankan benar-benar berkontribusi pada tujuan strategis Jasa Raharja.
“Arahan untuk Jasa Raharja, tetap tidak disamakan dengan asuransi umum, tetap perlu ada asuransi seperti Jasa Raharja yang lebih banyak muatan ataupun penugasan sosial. Walau asuransi sosial, kita tetap harus hitung karena tidak ada tempatnya untuk organisasi yang rugi dan membebani keuangan negara. Minimal harus mandiri sehingga kita bisa membiayai operasional kita dan terus menjalani tugas menyantuni korban kecelakaan, sambil kita memperbaiki dan mentransformasi diri”, kata Rubi.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi yang dilakukan ini tidak pernah berhenti.
“Kita harus menjaga dan memastikan bahwa kita bisa terus bertransformasi, memberikan layanan sebaik-baiknya dan bisa mengelola penerimaan sebaik-baiknya sehingga bisa menjamin perusahaan ini akan sustain ke depan”, tutupnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















