Hadiri FGD Penyusunan Laporan Evaluasi Pilkada 2024, Ini Pesan Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 73 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, AtlasNews. ID – Hadiri Focus Group Discussion (FGD) penyusunan laporan evaluasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 pada Selasa (25/02/2025) pagi, Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Marthoni Reo menyampaikan beberapa pesan penting.

Marthoni Reo menyampaikan bahwa kegiatan FGD yang dilaksanakan KPU untuk mengevaluasi kerja-kerja KPU Kabupaten Kupang dalam penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada Serentak 2024.

Dari Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) KPU maupun Bawaslu Kabupaten Kupang ungkap Marthoni Reo, akan mendapatkan masukan-masukan yang positif untuk memperbaiki dan membenahi pemilihan kepala daerah yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“kita apresiasi kerja-kerja KPU Kabupaten Kupang karena KPU membuka ruang untuk mendapatkan kritik dan saran dari peserta yang ada”, ujar Marthoni di Neo Aston Hotel Kupang.

Menurutnya, dengan terselenggaranya FGD yang digelar oleh KPU Kabupaten Kupang tersebut akan menjadi wadah untuk saling mendukung sebagai sesama penyelenggara pemilu.

“Jadi sekali lagi kegiatan ini luar biasa karena kita bisa tahu siapa kita sebagai penyelenggara dengan kelebihan dan kekurangan kita”, ujarnya.

Marthoni juga menegaskan bahwa sebagai pengawas pemilu Bawaslu Kabupaten Kupang mempunyai tanggung jawab untuk terus membangun kolaborasi yang baik antar penyelenggara maupun dengan pihak-pihak terkait, untuk ikut terlibat dalam setiap tahapan pemilihan kepala daerah di tahun 2030 yang akan datang.

Baca Juga :  Deklarasi Akbar Melki - Johni Akan Digelar Di 5 Titik, Ini Lokasi Dan Jadwalnya

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru