Ketua Korcam Ormas Pelita Prabu Intimidasi Wartawan Di Kabupaten Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 543 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, organisasi ini bekerja untuk mendukung program pemerintah pusat, seperti penyediaan makanan bergizi gratis untuk masyarakat.

Meski demikian, ia merasa heran dengan reaksi yang terjadi hanya di NTT, sementara di daerah lain seperti Jawa dan Sumatra, program serupa berjalan lancar tanpa masalah.

Intimidasi Wartawan dan Klarifikasi Roy Radja

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya beradu argumen dengan wartawan, Roy Radja juga memberikan pernyataan yang bernada ancaman.

“Kemarin lu telepon beta. Beta urus orang punya kesejahteraan, bukan urus lu pun berita yang tidak jelas,” katanya dalam percakapan tersebut.

Bahkan, ia sempat menyebutkan nama wartawan yang dituduhnya “mencari makan” dari pemberitaan yang tidak berimbang.

Meski ketegangan semakin memanas, pada akhirnya Roy Radja meminta maaf atas ucapannya. Ia mengakui bahwa pada saat itu dirinya sedang dalam kondisi emosi tinggi, baru bangun tidur, dan belum makan.

“Kaka minta maaf tadi awal itu beta marah. Kaka tahu kalau beta baru bangun tidur, belum sikat gigi, belum makan apa-apa. Nanti jangan tulis yang tidak baik,” ujarnya.

Lanjut Aminadab, tim media yang terlibat dalam percakapan ini menegaskan bahwa tujuan mereka hanyalah untuk mencari keberimbangan dalam pemberitaan.

Ketua Korcam Ormas Pelita Prabu Intimidasi Wartawan Di Kabupaten Kupang
Foto: Wartawan media online BuserBindo. Com, Aminadab Bones.

Wartawan yang terlibat berusaha menjelaskan bahwa tugas mereka adalah memberikan hak jawab kepada semua pihak yang terlibat dalam kontroversi ini.

Meskipun ketegangan sempat mencuat, suasana reda setelah permintaan maaf dari Roy Radja. Namun, kejadian ini tetap mencuri perhatian publik, mengingat potensi dampaknya terhadap hubungan antara organisasi masyarakat dan media di wilayah tersebut.

“Saya sebagai pekerja media hanya berusaha menjaga keberimbangan pemberitaan, saya juga hanya menjalankan tugas saya agar sesuai dengan kode etik jurnalistik, tidak ada kepentingan apa apa”, jelas Aminadab.

Baca Juga :  Bupati Kupang Pantau ANBK Tingkat SD Tahun 2025 di Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru