Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Air, Retno Lestari Marsudi, menyampaikan pentingnya air bersih sebagai bagian dari hak asasi manusia dan tujuan global SDG 6: air bersih dan sanitasi untuk semua.
“Dunia saat ini menghadapi krisis air. Kolaborasi seperti ini antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi contoh nyata bagi dunia bagaimana kita bisa bersama-sama menyediakan hak dasar: akses terhadap air bersih,” tegas Retno.
Retno menambahkan, Indonesia kini menjadi salah satu negara yang dipercaya di PBB untuk menunjukkan kepemimpinan global dalam isu air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Lien Andriyani, menyoroti pentingnya air bersih dalam strategi besar penanggulangan stunting.
“Stunting bukan hanya soal gizi, tapi juga erat dengan akses terhadap air bersih dan sanitasi. Apa yang dilakukan Danone Indonesia sangat relevan dan sejalan dengan prioritas pembangunan kami,” jelasnya.
Lien menekankan bahwa program seperti ini perlu diperluas ke wilayah lain di NTT yang memiliki tantangan serupa, dengan pendekatan berbasis komunitas dan keberlanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Camat Kupang Barat, James Ating, Kepala Desa Oenaek, Herman Lani, Kepala Desa Sumlili, Yusael Ndun, Plt. Kepala Sekolah SD GMIT Oenaek, Syane Merlin Hotan, dan sejumlah tamu undangan lain serta seluruh masyarakat Desa Oenaek. (*)

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















