Kontras Pahit di Bumi Takari: Taipan Keruk Kekayaan, Rakyat Menanam Debu dan Lumpur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Liputan Editor : Redaksi Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kondisi di lokasi mulut tambang, dan akses jalan menuju dusun 4 Niskolen

Foto: kondisi di lokasi mulut tambang, dan akses jalan menuju dusun 4 Niskolen

Proses pemisahan material menggunakan vibrating screen (ayakan getar) dengan tekanan air tinggi memang menghasilkan pasir kualitas prima, namun menyisakan limbah lumpur yang mencemari aliran air.

Tak hanya itu, aktivitas pengerukan yang masif menyebabkan dinding tebing mengalami longsor akibat gerusan air, memaksa pengusaha membuka jalan-jalan baru yang semakin merusak bentang alam.

Jeritan Hati Warga: “Kami Hanya Pasrah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh warga Desa Benu yang setiap hari terdampak langsung aktivitas mobilisasi material. Saat ditemui media, warga mengungkapkan betapa tidak adilnya pembagian “berkah” alam ini.

“Kami ini tiap hari hirup debu. Kami tidak bisa berbuat banyak, kami pasrah dengan kondisi. Biarkan pengusaha makin kaya dan kami makin menderita,” keluh seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dampak yang dirasakan warga seperti Debu tebal menyelimuti pemukiman saat musim kemarau tiba. Warga terpaksa menutup rapat pintu dan jendela sepanjang hari demi kesehatan pernapasan.

Ketika musim hujan tiba, kondisi yang lebih memprihatinkan terjadi. Jalanan berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan berbahaya bagi akses transportasi warga desa.

Baca Juga :  Pj. Gubernur NTT Beri Kuliah Umum di Unhan-Ben Mboi Belu.

Berita Terkait

Jasa Raharja TTU Gelar Rapat FKLL, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Jalan
Jasa Raharja Verifikasi Ahli Waris Korban Kecelakaan di Timor Tengah Utara
24 Warga Desa Oenaek Terima BLT Dana Desa, Camat Kupang Barat Ingatkan Skala Prioritas
Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab
Jasa Raharja Dukung Peluncuran Agen Pajak di Kupang Tengah demi Optimalkan PAD
Jasa Raharja NTT Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Penguatan Sinergi
Absalom Buy Apresiasi Perhatian Bupati Kupang Terhadap Modernisasi Pertanian
Dibalik Dinginnya Sengketa KIB: Absalom Buy Puji “Jurus Cepat” Bupati Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:02 WITA

Kontras Pahit di Bumi Takari: Taipan Keruk Kekayaan, Rakyat Menanam Debu dan Lumpur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:25 WITA

Jasa Raharja TTU Gelar Rapat FKLL, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Jalan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:16 WITA

Jasa Raharja Verifikasi Ahli Waris Korban Kecelakaan di Timor Tengah Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00 WITA

24 Warga Desa Oenaek Terima BLT Dana Desa, Camat Kupang Barat Ingatkan Skala Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:19 WITA

Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:34 WITA

Jasa Raharja NTT Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Penguatan Sinergi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:53 WITA

Absalom Buy Apresiasi Perhatian Bupati Kupang Terhadap Modernisasi Pertanian

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:24 WITA

Dibalik Dinginnya Sengketa KIB: Absalom Buy Puji “Jurus Cepat” Bupati Kupang

Berita Terbaru