Dalam upacara tersebut, Kapolres Kupang menegaskan pentingnya memahami dan menghayati makna Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap tindakan sebagai anggota Polri.

“Sebagai abdi negara, kita harus senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Tribrata dan Catur Prasetya”, ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personil untuk memahami jati diri sebagai anggota Polri dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan memahami jati diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan, kita dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas”, tambahnya.
Di akhir amanatnya, Kapolres Kupang mengajak seluruh personil untuk tidak meniru perilaku kedua personil yang di pecat tersebut.
“Perbuatan seorang personil Polri yang melanggar aturan dapat merusak citra dan nama baik institusi Polri. Oleh karena itu, mari kita jaga kehormatan dan integritas kita sebagai anggota Polri”, pungkasnya.
Upacara ini dihadiri oleh para pejabat utama Polres Kupang, perwira, dan seluruh personil Polres Kupang dengan Perwira Upacara Kompol Muhammad Fackhrudin, S.Sos., M.Hum. dan komandan upacara Iptu Rolan Lay. (*)
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















