Laut Tercemar, Petani Rumput Laut Terancam Gulung Tikar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 181 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tali tempat pengikat bibit rumput laut yang telah ditarik dari laut dibiarkan tergantung di lokasi. (dok:AtlasNews)

Foto: Tali tempat pengikat bibit rumput laut yang telah ditarik dari laut dibiarkan tergantung di lokasi. (dok:AtlasNews)

Mengingat periode bulan April hingga Agustus merupakan waktu dimana produksi rumput laut mengalami kenaikan cukup signifikan hingga para petani mendapatkan banyak keuntungan.

“Saya sudah geluti usaha ini sejak tahun 1999 sejak awal dimulai di Desa kami. Pada saat sekarang ini biasanya hasil panen kami meningkat namun, sejak tahun 2023 hasil panen kami mulai menurun. Sejak PLTU hadir hasil panen kami sedikit dan cenderung merugi”, ujarnya.

Laut Tercemar, Petani Rumput Laut Terancam Gulung Tikar
Foto: Dodi Masu salah satu petani Rumput Laut di Desa Lifuleo.

Dodi Masu mengisahkan, pada tahun 2023 pernah dilakukan uji lab air laut terhadap kadar pencemaran yang dilakukan oleh petugas laboratorium Universitas Nusa Cendana Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hasil uji laboratorium tersebut  dipertanyakan keabsahannya oleh pihak PLN dan kemudian dilakukan uji laboratorium kembali di Surabaya.

“Hasil uji lab pertama PLN berkilah, katanya laboratorium Undana belum memenuhi standar sehingga di alihkan ke Surabaya. Hasilnya sampai sekarang kami tidak tahu seperti apa”, tandasnya.

Hal senada pula disampaikan oleh Yohanes Rote dengan berlinang air mata memberikan keterangan kepada awak media.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru