Laut Tercemar, Petani Rumput Laut Terancam Gulung Tikar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 181 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tali tempat pengikat bibit rumput laut yang telah ditarik dari laut dibiarkan tergantung di lokasi. (dok:AtlasNews)

Foto: Tali tempat pengikat bibit rumput laut yang telah ditarik dari laut dibiarkan tergantung di lokasi. (dok:AtlasNews)

Ia mengatakan, rumput laut yang dibudidayakan oleh dirinya bersama beberapa rekan terserang sejenis penyakit yang mengakibatkan bibit rumput laut layu dan rusak hingga tidak dapat dipanen.

Saat ditanya terkait jenis penyakit yang menyerang, Yohanis Rote mengungkapkan jika dirinya pun tidak familiar dengan penyakit tersebut.

“Kami sebut penyakit putih, serang bibit di pangkal dan ujung batang rumput laut”, jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan tersedak Yohanis mengaku mengalami kerugian hingga belasan hingga puluhan juta rupiah sejak tahun 2023. Kerugian tersebut berasal dari pengadaan bibit rumput laut.

“Sejak tahun 2023 kami selalu gagal panen, kalau pun panen hasilnya menurun. Kalau kami beli bibit 500 kg yang kami panen hanya puluhan kilogram saja. Terus begitu setiap saat. Kami rugi pak”, ungkapnya.

Keduanya bersama pera petani rumput laut di Desa Lifuleo memutuskan untuk beralih profesi menjadi pekebun guna mendapatkan kebutuhan bagi keluarga.

Untuk itu, dengan publikasi yang dilakukan akan menjadi atensi sejumlah pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Kupang guna memberikan solusi bagi 100 lebih pembudidaya rumput laut.

“Semoga keluhan kami di dengar Pemerintah, dan kami dibantu”, tutup Yohanis.

Baca Juga :  Audiens Bersama Bupati Kupang, PLTU Timor 1 Jawab Tuntutan Petani Rumput Laut di Kupang Barat

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru