Limbah Tidak Dikelola Baik, Hingga Tidak Higienis!!! 2 SPPG Dikeluhkan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 720 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi dapur SPPG

Foto: Ilustrasi dapur SPPG

Kupang, ATN Pengelolaan limbah yang tidak dikelola secara baik oleh sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kupang mendapat sorotan tajam masyarakat.

Kehadiran SPPG yang menjadi salah satu penunjang keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kupang juga dinilai tidak higienis.

Kondisi ini semakin memberikan efek domino langsung kepada masyarakat yang menjadi tujuan penyaluran dan distribusi MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu masyarakat Bokong, Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, pada Kamis (19/02/2026) secara ekslusif kepada AtlasNews mengeluhkan kondisi tersebut.

Menurut sumber yang tidak ingin namanya disebut mengatakan pengelolaan limbah SPPG merupakan masalah serius yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak ditangani dengan baik.

Pada beberapa kesempatan dirinya sempat melaporkan air limbah dapur SPPG mencemari lahan pertanian warga, menimbulkan bau tidak sedap, meluber ke jalan, hingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Kelompok Tani Nunkurus Bisa Panen Di Musim Kemarau, Bupati Kupang: "Saya Bangga"

Berita Terkait

Tepis Isu Bisnis, Sesama Pengelola Combine Harvester Berikan Klarifikasi
Penyebab Keracunan Siswa SDN Onitua Belum Terungkap, Dinkes Kupang: Tunggu Hasil Lab
Perkuat Budaya Keselamatan, Jasa Raharja dan Korlantas Gandeng Komunitas Pengemudi Sosialisasikan Fitur Lapor Laka
Progres APBDes Kupang Tengah: 2 Desa Masuk Tahap Dua, Camat Yuni Padja Ingatkan Segera Selesaikan SPJ
Bupati Yosef Lede Gercep! Kelangkaan BBM di Amfoang Pesisir Segera Teratasi, 4.000 Liter Siap Didistribusikan
Warga Desak Evaluasi Total dan Minta Korwil BGN Dicopot Pasca Kasus Keracunan Siswa SDN Onitua
Siswa SD di Kupang Barat Muntah dan Sesak Napas. Korwil BGN: “Itu Bukan Keracunan”
“Dagingnya Merah dan Berbau”: Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:29 WITA

Tepis Isu Bisnis, Sesama Pengelola Combine Harvester Berikan Klarifikasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:16 WITA

Penyebab Keracunan Siswa SDN Onitua Belum Terungkap, Dinkes Kupang: Tunggu Hasil Lab

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:25 WITA

Perkuat Budaya Keselamatan, Jasa Raharja dan Korlantas Gandeng Komunitas Pengemudi Sosialisasikan Fitur Lapor Laka

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:33 WITA

Progres APBDes Kupang Tengah: 2 Desa Masuk Tahap Dua, Camat Yuni Padja Ingatkan Segera Selesaikan SPJ

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:03 WITA

Bupati Yosef Lede Gercep! Kelangkaan BBM di Amfoang Pesisir Segera Teratasi, 4.000 Liter Siap Didistribusikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:32 WITA

Siswa SD di Kupang Barat Muntah dan Sesak Napas. Korwil BGN: “Itu Bukan Keracunan”

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:25 WITA

“Dagingnya Merah dan Berbau”: Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:46 WITA

Geger! 23 Siswa di Kupang Barat Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Batakte Sigap Beri Pertolongan Pertama

Berita Terbaru