Limbah Tidak Dikelola Baik, Hingga Tidak Higienis!!! 2 SPPG Dikeluhkan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 702 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi dapur SPPG

Foto: Ilustrasi dapur SPPG

“Saya cukup terganggu dengan adanya limbah SPPG ini, saat dapur beroperasi air limbah meluber dan berbau, sangat menggangu kami tetangga sekitar lokasi SPPG,” ujarnya.

Sumber juga mengungkap jika tidak ditangani maka limbah dapur yang tidak diolah mencemari tanah, air, dan udara di sekitar lokasi.

Hal senada diungkapkan salah satu warga di Kecamatan Kupang Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber mengungkapkan jika salah satu SPPG di daerahnya yang beroperasi jauh dari kata higienis.

Dengan nada lirih, ia meminta Pemerintah Kabupaten Kupang melalui dinas terkait untuk secepatnya melakukan inspeksi kesehatan terhadap SPPG tersebut.

Selain itu informasi dari beberapa masyarakat bangunan tempat dapur SPPG diduga tidak memenuhi standar dan prosedur kesehatan dan kebersihan telah dilanggar.

“Bayangkan saja, tempat makan MBG dijemur diatas terpal yang hanya diletakan diatas lantai. Dan lebih parah saluran MCK tergabung dalam 1 ruangan kawasan dapur SPPG, ini ironis,” imbuhnya.

Lanjut sumber, lingkungan yang tidak higienis dan bau tidak sedap berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Kritik Tajam Aktivitas Ormas Pelita Prabu. Tome Da Costa Minta Masyarakat Kabupaten Kupang Tidak Tertipu

Berita Terkait

Aspal Pertama Setelah 45 Tahun: Kisah Haru Warga Dusun 5 Nunsaen dan Jejak Anis Mase
Sinergi 3 Pilar Terjalin, Warga Desa Nunsaen Gelar Perbaikan Jalan Trans Fatuleu
Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT guna Optimalkan PAD dan Layanan Publik
Jasa Raharja Rampungkan Penyerahan Santunan bagi 16 Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi
Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Operasi Gabungan Digelar di Simpang Wailolu Sumba Tengah
Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 kepada 15 KPM
Warga Tesabela Hibahkan Lahan 750M2 untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:31 WITA

Aspal Pertama Setelah 45 Tahun: Kisah Haru Warga Dusun 5 Nunsaen dan Jejak Anis Mase

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:21 WITA

Sinergi 3 Pilar Terjalin, Warga Desa Nunsaen Gelar Perbaikan Jalan Trans Fatuleu

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:58 WITA

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT guna Optimalkan PAD dan Layanan Publik

Kamis, 30 April 2026 - 17:24 WITA

Jasa Raharja Rampungkan Penyerahan Santunan bagi 16 Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 11:35 WITA

Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 kepada 15 KPM

Kamis, 30 April 2026 - 11:16 WITA

Warga Tesabela Hibahkan Lahan 750M2 untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih

Rabu, 29 April 2026 - 10:43 WITA

Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Rabu, 29 April 2026 - 07:48 WITA

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru