Juga mengalihkan teori toleransi menjadi tindakan konkret di lapangan selain itu wadah untuk mempererat ikatan emosional antar warga tanpa memandang latar belakang agama.
Sementara itu, Bendahara Remaja Masjid, Syarif Ratuloli, mengungkapkan bahwa aksi sosial ini bukan pertama kalinya dilakukan. Ini merupakan tahun kedua para pemuda masjid turun ke jalan saat perayaan Paskah berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah aksi kedua kami sejak Paskah digelar perdana tahun lalu. Ini merupakan respon spontan dari pengurus serta pemuda masjid untuk ikut serta menyukseskan kegiatan yang diagendakan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang,” jelas Syarif.
Kehadiran para remaja masjid ini mendapat apresiasi hangat dari para peserta prosesi Paskah. Keramahan yang ditunjukkan menjadi oase di tengah perjalanan fisik yang melelahkan, sekaligus menjadi bukti bahwa di Kabupaten Kupang, perbedaan agama justru menjadi perekat sosial yang memperkaya jati diri bangsa.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















