Dengan potensi gagal panen cukup tinggi merupakan salah satu batu sandungan setiap petani di Kabupaten Kupang namun, pada tahun 2025 musim tanam dua dapat dilakukan dengan baik.
“Biasanya musim tanam dua ini hanya dilakukan di beberapa tempat saja di Kabupaten Kupang, kalau ketersediaan air cukup. Tahun ini, syukurlah kita memiliki ketersediaan air baku yang baik yang diakibatkan oleh kemarau panas di akhir musim hujan”, jelasnya.
Dalam mendukung produktivitas pertanian, ungkap Bupati Yosef Lede, Pemerintah Kabupaten Kupang telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian sebanyak 3 gelombang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Diharapkan dengan dukungan penuh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian, ditambah dukungan kerjasama serta kolaborasi pihak ketiga seperti Wahana Visi Indonesia dan PT BISI seperti sekarang ini dapat memberi motivasi baru bagi petani dan program Bapak Presiden yakni Ketahanan Pangan dapat tercapai”, ujar Bupati Yosef Lede.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Yosef Lede langsung memberikan perintah kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juariah untuk segera melakukan kerjasama dengan PT Bisi Internasional Tbk. 
“Segera lakukan koordinasi dengan OPD terkait, kita sediakan benih bagi petani. Sebagai Pemda kita harus pastikan dukungan penuh kita kepada petani. Kalau alsintan sudah kita sediakan, kita juga harus sediakan benih padi. Saya yakin swasembada pangan menuju ketahanan pangan bisa kita capai”, ujar Bupati Yosef Lede.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















