Pengusaha UMKM Di Pantai Sulamanda Kabupaten Kupang, Keluhkan Penurunan Pengunjung dan Pendapatan Sejak Tahun 2023

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 01:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 153 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengusaha UMKM pantai Sulamanda, Yakomina Ulijewa saat bertemu

Foto: Pengusaha UMKM pantai Sulamanda, Yakomina Ulijewa saat bertemu

Oelamasi, AtlasNews.ID – Pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) di Pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, mengeluhkan penurunan pengunjung yang dialaminya sejak tahun 2023 sehingga mengakibatkan pendapatannya menurun drastis.

Salah satunya yang di keluhkan Yakomina Ulijewa pelaku UMKM di pantai Sulamanda, yang menjalankan usaha kuliner  di pantai yang indah dan eksotis ini, mengatakan bahwa sebelum tahun 2023, pantai Sulamanda selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Ia mengaku bisa mendapatkan pemasukan sekitar Rp 300 ribu rupiah per hari dari usahanya.

Namun, sejak tahun 2023, ada penurunan drastis jumlah pengunjung yang datang ke pantai Sulamanda. Ia tidak tahu pasti penyebabnya, namun ia menduga ada hubungannya dengan faktor cuaca atau kondisi jalan yang buruk. Akibatnya, pendapatannya pun menurun menjadi hanya sekitar 25 ribu rupiah per hari, bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengusaha UMKM Di Pantai Sulamanda Kabupaten Kupang, Keluhkan Penurunan Pengunjung dan Pendapatan Sejak Tahun 2023
Foto: Pengusaha UMKM pantai Sulamanda, Yakomina Ulijewa saat bertemu Yupiter Loinati.

“Saya sedih sekali pantai Sulamanda sepi begini. Saya berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih kepada pantai ini, terutama dalam hal akses jalan dan air bersih,” ujar Yakomina, Senin (22/1/2024).

Pantai Sulamanda merupakan salah satu destinasi wisata yang dibangun dari dana desa sejak tahun 2017. Pantai ini memiliki pasir putih, ombak kecil, dan pemandangan yang memukau. Di pesisir pantai, terdapat fasilitas-fasilitas seperti ayunan, patung kura-kura, bar karaoke, lopo-lopo, dan tempat lesehan.

Namun, meskipun pantai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, masih ada beberapa masalah yang menghambat perkembangan wisata di pantai ini. Salah satunya adalah ketersediaan air bersih yang masih menjadi kendala bagi masyarakat desa, termasuk para pengusaha UMKM.

Selain itu, kondisi jalan yang rusak juga menjadi faktor yang mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung ke pantai Sulamanda.

Kepada Yupiter Loinati, Caleg PKB Nomor Urut 11 yang melakukan kampanye di Desa Mata Air, Yakomina berharap pemerintah daerah bisa segera memperbaiki jalan menuju pantai Sulamanda, agar wisatawan bisa lebih mudah mengakses pantai ini.

Pengusaha UMKM Di Pantai Sulamanda Kabupaten Kupang, Keluhkan Penurunan Pengunjung dan Pendapatan Sejak Tahun 2023
foto: Yupiter Loinati.

“Saya berharap pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk mengembangkan potensi pantai ini, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tutup Yakomina. (*)

Baca Juga :  Sejarah Baru!!! PBVSI Kabupaten Kupang Hadirkan Inovasi Digitalisasi Pelatihan Bagi Pelatih Voli

Sumber Berita : Suara Harapan.com

Berita Terkait

Sepak Bola, Magnet Hiburan, Dan Tonggak Sejarah Baru Olahraga Amarasi di JPW Nekmese Cup II 2026
SMPN 1 Kupang Tengah Gelar Rapat Orang Tua Wali Murid, Bahas Tata Tertib Hingga Sistem Pembelajaran Shift
Direktur CV SPM: Rantai Pasok Beras Kupang Emas Aman dan Siap Penuhi Kebutuhan SPPG di Kabupaten Kupang
Siap Sokong SPPG, PT Garam Cahaya Indonesia Pasok “Garam Kupang Emas” Berkualitas Tinggi dengan Harga Termurah
Pemkab Kupang Gelar Evaluasi Program MBG, Tekankan Pemanfaatan Produk Local dan Rantai Pasok Daerah
Maladministrasi, Penjaringan Bakal Calon Kades Oesusu Diulang!
Pererat Tali Silaturahmi, Kapolres Kupang Kunjungi Yonif 743/PSY Naibonat
Ketika Angka Mengunci Nasib: Sengkarut Perubahan Desil dan Jeritan Warga Miskin Terdepak Bantuan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:17 WITA

Sepak Bola, Magnet Hiburan, Dan Tonggak Sejarah Baru Olahraga Amarasi di JPW Nekmese Cup II 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:53 WITA

SMPN 1 Kupang Tengah Gelar Rapat Orang Tua Wali Murid, Bahas Tata Tertib Hingga Sistem Pembelajaran Shift

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WITA

Direktur CV SPM: Rantai Pasok Beras Kupang Emas Aman dan Siap Penuhi Kebutuhan SPPG di Kabupaten Kupang

Kamis, 10 September 2026 - 07:19 WITA

Siap Sokong SPPG, PT Garam Cahaya Indonesia Pasok “Garam Kupang Emas” Berkualitas Tinggi dengan Harga Termurah

Kamis, 10 September 2026 - 07:04 WITA

Pemkab Kupang Gelar Evaluasi Program MBG, Tekankan Pemanfaatan Produk Local dan Rantai Pasok Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Kapolres Kupang Kunjungi Yonif 743/PSY Naibonat

Selasa, 8 September 2026 - 12:21 WITA

Ketika Angka Mengunci Nasib: Sengkarut Perubahan Desil dan Jeritan Warga Miskin Terdepak Bantuan

Selasa, 8 September 2026 - 09:15 WITA

Kadis PMD Kabupaten Kupang Tegaskan Panitia Pilkades Harus Netral dan Administrasi Calon Wajib Lengkap

Berita Terbaru