Untuk mendukung keberhasilan pemasaran Kupang Emas, Pemerintah Desa Oebelo siap membantu penyerapan produk di tingkat lokal, mulai dari kios-kios warga, supermarket/minimarket lokal, hingga konsumsi masyarakat umum.
Ia juga menyadari hadirnya pabrik skala industri sempat menimbulkan kekhawatiran terkait nasib pengusaha garam tradisional di Desa Oebelo.
Menanggapi hal tersebut, Marten menegaskan bahwa pihaknya telah berdiskusi langsung dengan pengelola pabrik guna merumuskan strategi pendampingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah berdiskusi agar keberadaan pabrik ini tidak mematikan usaha garam milik warga. Harus ada strategi agar usaha masyarakat tetap berjalan. Pabrik tidak boleh membunuh rezeki pengusaha lokal yang sudah ada lebih dulu,” tegasnya.
Teguran Soal Polusi Udara
Di balik dukungan terhadap investasi daerah, Marten Halla menegaskan komitmennya untuk berdiri di pihak warga terkait keluhan lingkungan. Menjawab keluhan warga mengenai polusi asap yang ditimbulkan dari aktivitas operasional pabrik, Marten mengaku telah menyampaikan teguran dan koordinasi langsung kepada pimpinan pabrik.
“Soal keluhan polusi asap, kami sudah sampaikan langsung kepada pimpinan pabrik agar segera ditangani dan dicari solusinya. Pihak manajemen berjanji akan segera melakukan langkah penanganan,” pungkas Marten.
Dengan adanya keseimbangan antara penyerapan tenaga kerja, perlindungan UMKM lokal, serta penanganan dampak lingkungan, Pemdes Oebelo berharap operasional pabrik garam Kupang Emas dapat membawa kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat Oebelo.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















