KUPANG, ATN – Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar rapat evaluasi bersama para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mitra kerja, camat se-Kabupaten Kupang, Kapus, hingga Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (09/09/2026).
Evaluasi ini dilakukan untuk memantau serta mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden agar berjalan optimal.
Bupati Kupang, Yosef Lede, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 29 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Kupang. Rapat evaluasi ini rencananya akan diadakan secara rutin setiap bulan guna meminimalisir berbagai persoalan di lapangan serta menjaga kualitas pelayanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rapat ini rutin dilakukan setiap bulan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi. Kami ingin meminimalisir masalah pelaksanaan di lapangan, memantau ketepatan waktu penyaluran, hingga memastikan kualitas makanan yang disajikan benar-benar bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil,” ujar Bupati Yosef Lede.
Selain masalah teknis pelayanan, Yosef Lede menekankan pentingnya pemanfaatan rantai pasok lokal untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia menghimbau agar kebutuhan bahan pokok SPPG diserap langsung dari para petani, nelayan, dan peternak lokal di desa maupun kecamatan setempat.
Secara khusus, Yosef menyoroti dua produk unggulan daerah yang telah mengantongi izin BPOM dan memenuhi syarat distribusi, yakni Bras Kupang Mas dan Garam Kupang Mas.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















