Ia juga mengatakan, Lomba Kidung Natal GMIT Emaus Oebelo merupakan momen bentuk cinta kasih umat Kristen kepada Tuhan melalui nyanyian rohani.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta lomba dapat menampilkan kecintaan kepada Tuhan, sekaligus mampu mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Jhon Pakh memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Kupang, Yosef Lede,SH., atas dukungan penuh melalui LPPD Kabupaten Kupang yang membantu terselenggaranya kegiatan nantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak lupa, Jhon Pakh juga memberi apresiasi kepada Kepala Desa Tanah Merah, Lazarus M. Dillak dan seluruh pengurus Karang Taruna Desa Tanah Merah atas inisiasi lomba.
“Saya beri apresiasi kepada Bupati Kupang, terima kasih sudah mendukung kami. Pada hari perlombaan nanti kami akan dibantu LPPD Kabupaten Kupang. Saya juga ingin beri apresiasi kepada Kepala Desa Tanah Merah dan pengurus Karang Taruna untuk dukungan dana dan juga sebagai inisiator pelaksanaan lomba,” ungkap Jhon Pakh.
Sementara itu, Ongan Messakh, selaku Koordinator Seksi Lomba dan Acara mengatakan, lomba kidung natal GMIT Emaus Oebelo ini dibuka untuk lingkup jemaat dan warga Kabupaten Kupang.
Ongan Messakh mengungkapkan, meskipun lomba yang digelar masih berskala regional namun animo peserta lomba sangat tinggi.

Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















