“Bila kita satu jiwa dan satu tujuan tidak ada yang mustahil. Satu minggu lebih ini bukan kegiatan makan puji, tapi ini menujukkan Kemahakuasaan Tuhan lewat Bupati dan Wabup Kupang melibatkan banyak orang. Karena Tuhan berfirman, Apa yang bisa engkau kerjakan, engkau perbuat saja untuk melakukan dengan penuh tanggung jawab dan melayani. Mempersembahkan yang terbaik, Menyembah Tuhan dalam segala apa yang ada padamu, mempersembahkan yag terbaik bagi semua orang”, ungkap Pdt.Markus Leunupun.
Ungkapan syukur yang sama, masih dalam khotbah, ditambahkan Romo Fransiscus Amandus Oe Ninu, Pr. Ia mengawali khotbahnya dengan pantun.
“Daging sei dan jagung bose bae sonde bae bapak Yosef Lede lebe baek. Sungguh cantik si ibu Aurum, dia jelita dan sangat harum. Dia mencintai, tidak menghukum dan merangkul semua kaum”, ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Romo yang akrab disapa Romo Amance ini, sesuai tema Bangkit Bersatu Menuju Kupang Emas, kita mesti bangkit dan bergerak bersama menuju masa depan sebagai orang beriman.

“Saya meyakini Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati adalah sosok pemimpin yang berpegang teguh pada komitmen dan konsisten bahwa daerah dan masyarakat harus bangkit. Kebangkitan menuju kemenangan atas segala kelemahan, kekurangan dari semua sektor, serta memberikan pengharapan baru bagi warga. Kebangkitan yang mengubahkan”, kata Romo yang juga guru dari ibu Wakil Bupati di SMA Katolik Giovani Kupang ini.
Sambung Romo Amance, sebagai pemimpin dan pelayan Tuhan, komitmen dan konsistensi membangun Kabupaten Kupang harus dengan setia, tidak berujung, supaya memberikan harapan dam berkat berlimpah bagi warga. Juga melalui semangat persaudaraan, Kabupaten Kupang ini akan maju sejahtera.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















