Hendra menambahkan, kehadiran baksos ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Kupang untuk menghidupkan fungsi RSP Amfoang secara optimal.
“Ini menjadi cikal bakal bahwa RSP Amfoang bukan sekadar gedung berdiri, melainkan sarana yang mendatangkan manfaat nyata. Tahun ini, pemerintah daerah juga berkomitmen membangun rumah pegawai, melengkapi sarana-prasarana, serta mempersiapkan proses akreditasi agar rumah sakit ini dapat beroperasi secara penuh melayani enam kecamatan di Amfoang,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSP Amfoang, Rino Triyanto Keya, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa sekitar 60 orang tim medis gabungan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga teknis diterjunkan langsung untuk memberikan pelayanan gratis kepada warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelayanan yang kami hadirkan ini merupakan jenis layanan spesialis yang tergolong jarang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat Amfoang karena jarak dan fasilitas. Karena itu, registrasi warga sudah mulai berjalan dan pelayanan kita maksimalkan selama tiga hari penuh,” jelas Rino.
Rino turut mengapresiasi kepemimpinan Ketua Tim Baksos, dr. Alders, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kupang, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Pemerintah Provinsi NTT, jajaran puskesmas/pustu, hingga tokoh masyarakat setempat yang bahu-membahu menyukseskan acara tersebut.
Melalui baksos kesehatan ini, masyarakat di wilayah perbatasan dan pesisir Amfoang kini dapat merasakan secara langsung pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















