Soroti IPAL, Kajari Kabupaten Kupang Kunjungi Puskesmas Fatukanutu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 568 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diberitakan sebelumnya IPAL yang seharusnya menjadi benteng utama dalam penanganan limbah medis, ternyata hanya berdiri sebatas pajangan dan tidak berfungsi.

Akibatnya, limbah medis sisa pengobatan yang berbahaya tidak diproses sebagaimana mestinya, melainkan hanya dibuang ke dalam lubang dan kemudian dibakar.

Fakta memilukan ini diungkap langsung oleh Abdul Kadir selaku Kepala Puskesmas Fatukanutu, saat memberikan keterangan kepada media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPAL di puskesmas kami tidak berfungsi. Tidak ada instalasi yang terhubung, tidak ada pelatihan untuk tenaga operator, sehingga limbah medis kami buang seadanya dan dimusnahkan dengan cara bakar”, beber Abdul Kadir dengan nada lirih.

Soroti IPAL, Kajari Kabupaten Kupang Kunjungi Puskesmas Fatukanutu
Foto: Kajari Kabupaten Kupang, Yupiter Selan.

Menurutnya, permasalahan IPAL bukan hanya terjadi di Fatukanutu, melainkan juga terjadi di 25 puskesmas di Kabupaten Kupang.

Dikatakan IPAL yang terpasang rata-rata tidak pernah difungsikan dan mubazir.

Ironisnya, hingga saat ini sumber anggaran proyek IPAL tersebut tidak jelas.

Baca Juga :  Tragis, Pria Asal Oesapa Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Faisani Amfoang Utara

Berita Terkait

Sinergi Lintas Sektor Dekatkan Akses Kesehatan, RSP Amfoang Gelar Baksos Selama 3 Hari
Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong
Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang
Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu
Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!
Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!
Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total
30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:53 WITA

Sinergi Lintas Sektor Dekatkan Akses Kesehatan, RSP Amfoang Gelar Baksos Selama 3 Hari

Rabu, 23 September 2026 - 10:16 WITA

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WITA

Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang

Selasa, 22 September 2026 - 10:51 WITA

Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu

Selasa, 22 September 2026 - 06:33 WITA

Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!

Senin, 21 September 2026 - 16:46 WITA

Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total

Senin, 21 September 2026 - 10:50 WITA

30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Minggu, 20 September 2026 - 11:21 WITA

Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Berita Terbaru