Kupang, ATN – Dalam beberapa waktu lalu terdapat opini beberapa personal yang mengatakan jika Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Kupang Anti Kritik.
Opini anti kritik yang terlebih ditujukan kepada Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., usai munculnya pemberitaan sejumlah media online perihal polemik relokasi warga Pulau Kera.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Yosef Lede di hadapan sejumlah awak media pada Senin (28/04/2025) malam, di Lobby kantor Bupati Kupang, secara lantang menegaskan jika dirinya dan Wakil Bupati Kupang tidak anti kritik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya tegaskan, saya dan Ibu Wakil Bupati tidak anti kritik. Boleh kritik asal sesuai subtansi, kritik yang membangun, jangan ngawur, dan hanya beropini saja”, ujar Bupati Yosef Lede.
Ia juga mengatakan, sebagai pejabat negara juga perlu dikritik dan diawasi sebagai bentuk kontrol sosial dari masyarakat yang dipimpin agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Kritik dan masukan dari masyarakat Kabupaten Kupang merupakan bagian penting dari proses perumusan akan kebijakan yang akan tepat sasaran.
Namun, kembali lagi politisi partai Gerindra tersebut kembali mengingatkan agar kritik disampaikan dengan baik dan sesuai substansi dan merupakan kritik Konstruktif.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















